Bukan satu - dua orang yang berpendapat sama.
Lebih baik merelakan saja toh hati dan cintanya tetap kumiliki. perempuan itu hanya memiliki tubuhnya, tapi bukan hati dan cintanya.
Tapi apa arti hati tanpa tubuh??? Jelaskan padaku bagaimana cara memaknai hal yang absurd ini.
Aku mencintainya, dia mencintaiku. Itu rasa.
Tapi selain rasa, ada hal - hal yang dibutuhkan untuk mengikat rasa. Aku butuh tubuh yang bisa ku peluk, telinga yang bisa mendengar keluh kesahku, lengan yang merangkul saat aku butuh dukungan. Aku butuh dia di dekat ku.
Apa yang bisa ku lakukan dengan "hati dan cinta" tapi hanya mencumbui bayang - bayang yang terus ada dalam khayalku. Kalau bukan gila, mungkin ini sudah merupakan tanda - tandanya.
Jadi, jangan pernah memintaku untuk ikhlas hidup hanya dengan "hati dan cinta".
Karena aku tidak mau masuk rumah sakit jiwa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar