Senin, 22 November 2010

Lepaskan Yang Bukan Milikmu!

Aku menemukan artikel ini di Kapanlagi.com Woman Only.

KapanLagi.com - Anda mencintai seorang pria. Dia begitu sempurna di mata Anda. Memang dia tidak selalu berada dekat dengan Anda. Bahkan, hanya sesekali saja, Anda bisa bertemu dengannya.

Sampai suatu hari, Anda mendapat angin segar. Sebuah pintu terbuka lebar bagi Anda ketika Anda mendengar dia sedang bermasalah dengan pasangannya.

Anda menangkap cerita di atas? Mungkin bukan Anda yang mengalaminya, tapi bisa jadi Anda mengalaminya. Menjadi pihak ketiga. Pihak yang dikatakan orang sebagai perusak kebahagiaan orang, perusak rumah tangga orang, wanita tak tahu diri, atau apalah namanya.

Apa saat ini Anda sedang memiliki hubungan terlarang itu? Kalau yah, saya tidak menyalahkan Anda, namun juga tidak mungkin membenarkan Anda.

Dilihat dari segi cinta, kita semua tahu bahwa cinta tidak pandang bulu. Anda tidak bisa mengatur diri Anda untuk jatuh cinta pada siapa. Perasaan itu datang begitu saja tanpa permisi dan kerap menyergap, menjerat Anda dengan hebatnya.

Namun, jika dilihat dari segi status, jelas posisi menjadi pihak ketiga itu adalah sebuah kesalahan yang fatal. Entah dia sudah menikah, hanya berpacaran, atau sekedar baru bertunangan, dia sudah terikat dengan orang lain. Intinya, jangan mengharapkan pria yang masih berstatus double.

Coba tempatkan diri Anda di posisi pacarnya, tunangannya, atau istrinya! Bagaimana bila pria Anda yang digoda, diincar, atau dikejar wanita lain?!

Jangan pernah berpikir bahwa Anda tidak peduli semua itu. Ini adalah salah satu kelemahan wanita yang sering membuat wanita sengsara sendiri. Yaitu, tidak berpikir panjang.

Mungkin sekarang semuanya baik-baik saja. Namun, apa yang membuat Anda berani begitu yakin bahwa dia tidak akan melakukan hal yang sama dengan Anda, seperti yang dilakukannya pada gadisnya yang dulu. Mengkhianati. Meninggalkan untuk seseorang yang lebih 'baik'.

Jangan terlalu naif! Jangan mau dibodohi oleh yang namanya cinta. Cinta bukanlah segala-galanya dalam hubungan. Masih banyak hal penting lainnya dalam hubungan, di antaranya adalah komitmen dan kesetiaan.

Kalau seorang pria dengan mudahnya tidak setia dengan seorang gadis, maka kemungkinan besar dia juga tidak akan setia dengan Anda.

Pilihlah, carilah, dan jalanilah hubungan yang aman (dengan pria single yang baik-baik tentunya). Mengapa Anda memilih hubungan yang sulit dan menguras banyak air mata, jika Anda dapat memilih hubungan lain yang lebih sehat?!

Dia bukanlah pria satu-satunya di dunia ini. Kalau dia jodoh Anda, maka dia akan kembali pada Anda. Tapi, bukan dengan cara Anda. Anda tidak berhak bahkan dilarang keras merebutnya.

Jadi, lepaskan yang bukan milik Anda. Memang dan pasti berat rasanya, namun Anda pasti bisa. Masa depan yang lebih baik menanti Anda sebagai wanita terhormat, bukan sebagai wanita yang dikenal sebagai pihak ketiga.

Lagipula, ingatlah kalau Anda menabur angin, maka badailah yang akan Anda tuai. Jadi, jangan bermain api. Mundurlah selagi ada kesempatan. Anda tak mau? Paksa diri Anda. Luka Anda akan sembuh seiring berjalannya waktu. Ketika waktu itu tiba, maka Anda pun siap menyambut pria Anda sendiri. (wo/meg)
 
Nezamoe:
Apa yang harus ku lakukan..??
Meneruskan ini atau menghentikannya???
 

Sabtu, 30 Oktober 2010

Cinta

Cinta... Kenapa satu kata itu bisa menjungkirbalikkan hidup ku.
Apa aku terlalu lemah sehingga aku bisa kalah seperti ini ??
Kalah ??
Apa ini sebuah permainan ??
Sehingga ada yang menang dan juga kalah.
Semua ini yang bermain bukan akal, tapi hati dan perasaan.
Apa yang salah dengan kehidupan ku??
Bukan sebuah cinta dengan ketulusan yang ku dapat,
Tapi terselip nafsu di dalammnya.
Aku pikir selalu salah jalan cintaku ini.
Ketika sudah ku temukan ketulusan itu, tapi tak sesuai dengan yang ku harapkan.
Dia tak bisa ku miliki dan kuharapkan.
Aku tak sekuat yang terlihat.
Aku lemah, aku rapuh dan aku juga lelah.
Aku ingin berhenti tapi kehidupan ini gak bisa berhenti begitu saja.
Aku harus survive.
Hidupku masih panjang dan aku gak bisa begini terus.
Aku akan lakukan yang terbaik semampu aku.
Aku gak akan kalah oleh cinta.
Dan aku akan buat kebahagianku sendiri. (n3zamoe)

Rabu, 29 September 2010

Marilah Melihat ku

Aku memiliki cinta yang tak bisa pupus, meski pernah ku usahakan. Cinta itu tak bisa mati, betapa pun sebuah lembaga perkawinan dan norma - norma telah memaksa ku berdiri nun jauh di luar pagar.
Cinta itu tak pernah ku undang. Tak pernah ku persiapkan kelahirannya. Tak pernah ku mohon - mohonkan kehadirannya pada siapa pun.
Jadi salahkah aku, jika cinta itu bersemayam begitu saja di dalam hati? Cinta itu merdeka. memilih tumbuh dan berkembang di tempat yang diinginkannya. Aku tak kuasa membusukkannya. Sebab ia memiliki rohnya sendiri...
Aku tau kondisiku. Juga kondisi di luar sana.
Maka adalah bohong jika aku tak pernah merasa terganggu oleh duri yang menancap tajam dan menyertai langkahku.
Aku bisa merasakan nyeri begitu nyeri. Juga cemas yang begitu mencemaskan. Sebab, meski cinta yang kumiliki merdeka, tidak demikian halnya dengan AKU.
Bagaimana caraku memerdekakan diriku agar bisa mengeyam cinta yang begitu merdeka dan indah? Berjuang sampai tetes darah penghabisan bak pejuang kemerdekaan demi bangsa dan negara?
Memperjuangkan dari apa? Dari cinta dan pemilik lain yang jelas - jelas legal di mata Tuhan, hukum dan masyarakat?
Jika aku bilang ya, berarti aku sudah tidak waras.
Jika aku bilang tidak, berarti aku harus bersiap - siap menjadi gila.
Kadang aku selalu memikirkan hubungan kami, tapi kenapa harus selalu memikirkan hal yang susah - susah dan ruwet. Toh hubungan kami juga sudah susah.
Waktu yang kami miliki terlalu berharga untuk diisi dengan pembicaraan yang kami tau memang sulit.
jadi mengapa tak kami nikmati saja kebersamaan ini?
Akhirnya jadi memang selalu begitu. Kami enggan memikirkan hal - hal di luar sana yang sebenarnya sangat mengganggu ku.
Aku hanyut bersamanya...
Tak memedulikan aturan dan beberapa hati yang pasti tersakiti....



Sabtu, 25 September 2010

Huft...!!!

Bukan satu - dua orang yang berpendapat sama.
Lebih baik merelakan saja toh hati dan cintanya tetap kumiliki. perempuan itu hanya memiliki tubuhnya, tapi bukan hati dan cintanya.

Tapi apa arti hati tanpa tubuh??? Jelaskan padaku bagaimana cara memaknai hal yang absurd ini.
Aku mencintainya, dia mencintaiku. Itu rasa.
Tapi selain rasa, ada hal - hal yang dibutuhkan untuk mengikat rasa. Aku butuh tubuh yang bisa ku peluk, telinga yang bisa mendengar keluh kesahku, lengan yang merangkul saat aku butuh dukungan. Aku butuh dia di dekat ku.

Apa yang bisa ku lakukan dengan "hati dan cinta" tapi hanya mencumbui bayang - bayang yang terus ada dalam khayalku. Kalau bukan gila, mungkin ini sudah merupakan tanda - tandanya.
Jadi, jangan pernah memintaku untuk ikhlas hidup hanya dengan "hati dan cinta".
Karena aku tidak mau masuk rumah sakit jiwa.

Jumat, 17 September 2010

Menjadi Baru

Siapa tak ingin menjadi baru
Aku pun ingin menjadi baru
yang dapat menggapai titik maksimal kekuatan diri
Menjadi baru menjadi lebih berarti
menjelma menjadi sosok berharga
yang tahu bagaimana harus memilih dan berdiri sendiri
Bisakah aku hidup tanpa beban?
Dapatkan aku bersinar terang?
Layaknya dewi penghuni pesona
Selalu ditunggu, tak pernah menunggu
Mimpiku menjadi baru
Tak segan meninggalkan segala keburukan
Menyelami kepribadian jiwa
Mengenal diri sampai titik terendah
Menjadi baru dan terlahir kembali
Butuh proses serta bongkar pasang
Membangun kembali diri lewat daya upaya
AKU PASTI BISA MENJADI BARU

Entah. . .

Aku juga telah berharap
Namun tak ingin jadi pengecut
Yang selalu berlari dan tak ingin kembali

Jadi apa yang bisa kulakukan
Lewat cara yang sebisaku saja
Ku mencoba meraihnya
Mengapa aku harus terkulai secepat ini?
Sampai sinikah pengharapanku?
Hati teriris - iris 
Seakan tak ada peluang lagi
telah ku coba ku kuatkan tekadku
Kini keyakinan yang baru ku bangun goyah lagi
Aku sedih, aku kecewa
Aku merasa galau dan ingin mencerna kembali
Apa yang dipikirku, perasaanku

Kunamai apa yang ku lihat selama ini
Aku juga ingin lupa
Namun tak bisa jika dipaksa
jadilah aku tertekan sendiri 
dengan diri tersudut, merana, dan kesepian
Aku juga ingin keluar
Dari lubang yang terus mencengkeramku
saat ku dengar sesuatu yang mebuat hati bergolak
aku merintih, aku tersakiti

Huuum...

Ketika kebahagiaan sudah kamu dapatkan, apa yang kamu lakukan???
Tetap menjaganya???
Atau menambahnya???
Dan ketika kamu kehilangan kebahagiaanmu, apa juga yang akan kamu lakukan???
Begitu sulitkah membuatnya??
Begitu sulitkah mendapatkannya??
Bukankah kebahagiaan itu dibuat bukan dicari??
Ketika kamu mencarinya kamu gak akan pernah mendapatkannya.
Ugh...membingungkan.